Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Lirik lagu IWAN FALS " Kemesraan ".

Suatu hari Dikala kita duduk ditepi pantai Dan memandang ombak dilautan yang kian menepi Burung camar terbang Bermain diderunya air Suara alam ini Hangatkan jiwa kita Sementara Sinar surya perlahan mulai tenggelam Suara gitarmu Mengalunkan melodi tentang cinta Ada hati Membara erat bersatu Getar seluruh jiwa Tercurah saat itu Kemesraan ini Janganlah cepat berlalu Kemesraan ini Inginku kenang selalu Hatiku damai Jiwaku tentram di sampingmu Hatiku damai Jiwa ku tentram Bersamamu...!

Lirik Lagu IWAN FALS " Mimpi Yang Terbeli ".

Berjalan di situ...di pusat pertokoan ,Melihat-lihat barang-barang yang jenisnya ,beraneka ragam, Cari apa di sana....pasti tersedia ,Asal uang di kantong cukup, Itu tak ada soal. Aku ingin membeli..kamu ingin membeli ,Kita ingin membeli...semua orang ingin membeli, Apa yang dibeli...mimpi yang terbeli... Tiada pilihan selain mencuri.. Sampai kapan mimpi-mimpi itu kita beli, Sampai nanti sampai habis terjual harga diri ,Sampai kapan harga-harga itu melambung tinggi ,Sampai nanti sampai kita tak bisa bermimpi...! Segala produksi ada disini, Menggoda kita 'tuk memiliki, Hari-hari kita berisi hasutan, Hingga kita tak tau diri sendiri... Melihat anak kecil mencuri mainan, Yang hargaya tak terjangkau oleh bapaknya Yang maling.

Lirik Lagu IWAN FALS " Barang Antik ".

Berjalan tersendat Diantara sedan sedan licin mengkilat Dengan warna pucat Dan badan penuh cacat sedikit berkarat Hei oplet tua dengan bapak sopir tua Cari penumpang dipinggiran ibu kota Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota Kini kau tersingkirkan oleh mereka Bagai kutu jalanan Di tengah tengah kota metropolitan Cari muatan Untuk nguber setoran sisanya buat makan Hei oplet tua dengan bapak sopir tua Cari penumpang dipinggiran ibu kota Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota Kini kau tersingkirkan oleh mereka Berjalan zig zag ngebut Nggak peduli walau mobil sudah butut Suara bising ribut Yang keluar dari knalpotmu bagai kentut Hei oplet tua dengan bapak sopir tua Cari penumpang dipinggiran ibu kota Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota Kini kau tersingkirkan oleh mereka Oh bapak tua Pemilik oplet tua Tunggu nanti di tahun dua ribu satu Mungkin mobilmu Jadi barang antik Yang harganya selangit Oh bapak tua Pemilik oplet tua Tunggu nanti di tahun dua ribu...

Lirik Lagu IWAN FALS " Bangunlah Putra Putri Pertiwi ".

Sinar matamu tajam namun ragu Kokoh sayapmu semua tahu Tegap tubuhmu takkan tergoyahkan Kuat jarimu kalau mencengkeram Bermacam suku yang berbeda Bersatu dalam cengkeramanmu Angin genit mengelus merah putihku Yang berkibar sedikit malu-malu Merah membara tertanam wibawa Putihmu suci penuh kharisma Pulau pulau yang berpencar Bersatu dalam kibarmu Terbanglah garudaku Singkirkan kutu-kutu di sayapmu oh..... Berkibarlah benderaku Singkirkan benalu di tiangmu Jangan ragu dan jangan malu Tunjukkan pada dunia Bahwa sebenarnya kita mampu Mentari pagi sudah membumbung tinggi Bangunlah putra putri ibu pertiwi Mari mandi dan gosok gigi Setelah itu kita berjanji Tadi pagi esok hari atau lusa nanti Garuda bukan burung perkutut Sang saka bukan sandang pembalut Dan coba kau dengarkan Pancasila itu bukanlah rumus kode buntut Yang hanya berisikan harapan Yang hanya berisikan khayalan.

Lirik Lagu IWAN FALS " Libur Kecil Kaum Kusam ".

Nikmat kau hisap asap tembakau ,Di bangku rumah kontrakan, Sore selesai kerja sehari ,Tunggu istri berdandan ,Janji pergi berkencan . Tak kalah dengan orang gedean ,Dalam rasakan senang ,Walau lembaran gaji sebulan ,Hanya cukup untuk kakus ,Soal rekreasi sih harus . Setianya anak istri ,Menantikan bahagia ,Sehari bagaikan sang raja . Selesai anak istri berdandan ,Tembakau kau matikan ,Jendela pintu lalu kau kunci ,Tentu tak sabar mereka pergi ,Stop bis kota dengan pasti . Libur kecil kaum kusam ,Yang teramat manis begitu romantis ,Walau sekali setahun . Tuhan rangkullah ,Jangan kau tinggalkan ,Waktu mereka . Pergilah derita ini hari . Berilah tawa yang terkeras ,Untuk obati tangis lalu ,Limpahkan senang paling indah ,Agar luka tak nyeri ,Agar duka tak menari.

Lirik Lagu IWAN FALS " TAK BIRU LAGI LAUTKU ".

Hamparan pasir Tampak putih berbuih Kala sisa ombak merayap Hamparan pasir Terasa panas menyengat Di telapak kaki yang berkeringat Camar camar hitam Terbang rendah melayang Di sekitar perahu nelayan Daun kelapa Elok saat melambai Mengikuti arah angin Tampak ombak Kejar mengejar menuju karang Menampar tubuh pencari ikan Semilir angin berhembus Bawa dendang unggas laut Seperti restui jala nelayan Gurau mereka Oh memang akrab dengan alam Kudengar dari kejauhan Dan batu batu karang Tertawa ramah bersahabat Memaksa aku tuk bernyanyi Tampak ombak Kejar mengejar menuju karang Menampar tubuh pencari ikan Semilir angin berhembus Bawa dendang unggas laut Seperti restui jala nelayan Itu dahulu Berapa tahun yang lalu Cerita orang tuaku Sangat berbeda Dengan apa yang ada Tak biru lagi lautku ,Tak riuh lagi camarku ,Tak rapat lagi jalamu ,Tak kokoh lagi karangku ,Tak buas lagi ombakmu ,Tak elok lagi daun kelapaku ,Tak senyum lagi nelayanku ,Tak senyum lagi nelaya...

Menyusuri SUNGAI CILIWUNG Mulai Dari Depok s/d Pintu Air Manggarai.

Menyusuri SUNGAI CILIWUNG,Yang Di SPONSORI OLEH Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah,( BPLHD ) & Kementrian Lingkungan Hidup,( KLH ).