Berjalan seorang pria muda,Dengan jaket lusuh dipundaknya..Di sela bibir tampak mengering,Terselip s'batang rumput liar.
Jelas menatap awan berarak,Wajah murung s'makin terlihat,Dengan langkah gontai tak terarah,Keringat bercampur debu jalanan.
Reff I :
Engkau sarjana muda.Resah mencari kerja.Mengandalkan ijasahmu...Empat tahun lamanya,Bergelut dengan buku.'Tuk jaminan masa depan..Langkah kakimu,terhenti Di depan halaman sebuah jawaban.
Termenung lesu engkau melangkah,Dari pintu kantor yang di harapkan.Tergiang kata tiada lowongan,Untuk kerja yang di dambakan.
Tak peduli berusaha lagi,Namun kata sama yang kau dapatkan..Jelas menatap awan berarak.Wajah murung s'makin terlihat.
Reff II :
Engkau sarjana muda,Resah mencari kerja,Tak berguna ijasahmu.Empat tahun lamanya,Bergelut dengan buku.
Sia-sia semuanya,Setengah putus asa dia berucap "maaf ibu..."
Jelas menatap awan berarak,Wajah murung s'makin terlihat,Dengan langkah gontai tak terarah,Keringat bercampur debu jalanan.
Reff I :
Engkau sarjana muda.Resah mencari kerja.Mengandalkan ijasahmu...Empat tahun lamanya,Bergelut dengan buku.'Tuk jaminan masa depan..Langkah kakimu,terhenti Di depan halaman sebuah jawaban.
Termenung lesu engkau melangkah,Dari pintu kantor yang di harapkan.Tergiang kata tiada lowongan,Untuk kerja yang di dambakan.
Tak peduli berusaha lagi,Namun kata sama yang kau dapatkan..Jelas menatap awan berarak.Wajah murung s'makin terlihat.
Reff II :
Engkau sarjana muda,Resah mencari kerja,Tak berguna ijasahmu.Empat tahun lamanya,Bergelut dengan buku.
Sia-sia semuanya,Setengah putus asa dia berucap "maaf ibu..."

Komentar